GIZI TEPAT SAAT MENJALANKAN IBADAH PUASA RAMADHAN

Gizi Seimbang menyangkut keseimbangan antara jenis makanan yang dimakan dengan siapa yang mengkonsumsinya. Sehingga gizi seimbang antara orang satu dengan yang lain bisa berbeda tergantung dari jenis kelamin, usia, berat badan, tinggi badan, aktivitas, stress, faktor pertumbuhan atau fisiologis tertentu, penyakit yang diderita, keadaan lingkungan dsb. Upayakan dalam pemenuhan gizi seimbang secara umum untuk umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa Ramadhan sebagai berikut :

  1. Makan dan minum yang cukup, sekitar 8-10 gelas sehari. Walau seringkali tidak merasa haus walau baru minum sedikit, namun demi kesehatan, hendaknya diusahakan untuk minum yang cukup meski tidak haus.
  2. Untuk kebutuhan kalori, biasanya wanita membutuhkan kalori lebih sedikit daripada pria dan harus memenuhi standar gizi yaitu 50-60 persen karbohidrat, 20-30 persen lemak,    10-15 persen protein, serta vitamin dan mineral secukupnya.
  3. Saat berbuka puasa, jika Anda suka makanlah kurma, karena berguna untuk menyuplai energi, kurma juga kaya kandungan zat gizi seperti kalium, magnesium, niasin, dan serat.
  4. Pada saat sahur, sebaiknya makan sahur tidak terlalu kenyang, kira-kira sepertiga dari kebutuhan kalori sehari.
  5. Makanlah dalam jumlah bertahap dengan pengaturan jadwal makan, karena mengkonsumsi dalam jumlah terlalu berlebihan di satu waktu makan bisa membuat perut terasa sesak.
  6. Jika tidak bisa makan nasi dalam jumlah yang cukup banyak (karena ada perubahan pada lambung dan gerakan usus) cobalah untuk makan camilan. Kurangi makanan manis, asin dan berlemak
  7. Istirahat di waktu siang hari berguna untuk menghindari keluarnya keringat yang sangat banyak.
  8. Jika ingin olahraga, bisa dilakukan pada sore hari sekitar satu atau setengah jam sebelum berbuka.
  9. Khusus mereka yang memerlukan pengaturan makanan yang lebih secara personal seperti penderita Diabetes Mellitus maka sebaiknya konsultasi dengan dokter dan ahli gizi.

Demikian beberapa hal yang bisa diupayakan dalam rangka pemenuhan gizi seimbang pada saat menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Dengan pemenuhan asupan gizi yang baik kita akan selalu sehat selalu dalam menjalankan ibadah tersebut sehingga puasa kita lebih bermutu. Karena sehat merupakan hasil kombinasi dari pola hidup kita yaitu : 1. Pola Makan, 2. Pola Aktivitas, 3. Pola Pikir / Manajemen Stress, 4. Pola Antisipasi Penyakit Infeksi.

Oleh : Deddi Haryono, S.KM, M.Gizi

Editor : Aulia Mutiara

TIPS SEHAT DAN BUGAR DI BULAN RAMADHAN DALAM MENGHADAPI PANDEMI COVID-19

Dalam menghadapi bulan Ramadhan di masa pandemi Covid-19 yang sedang terjadi sekarang ini, kita semua harus tetap memperhatikan kesehatan keluarga agar dapat melaksanakan ibadah selama bulan Ramadhan. Bagaimana Tips Sehat dan Bugar di Bulan Ramadhan dalam Menghadapi Pandemi Covid-19 ini? Simak ini yaa…

  1. “Berpuasalah Supaya Sehat”

Apa manfaat puasa di tengah wabah? Salah satu manfaatnya adalah : Puasa Meningkatkan Imunitas. Kok bisa? Iya, lapar mengaktifkan sistem autofagi. Autofagi sangat penting bagi kelangsungan hidup sel dan menjaga sel tetap sehat. Tanpa autofagi, sel-sel tubuh manusia tidak akan bertahan. Autofagi ibarat sistem pembuangan limbah dalam sel, yang tanpanya sampah-sampah akan menumpuk dan mengganggu fungsi sel-sel itu. Ini sama seperti jika lingkungan tempat tinggal kita tidak memiliki sistem pembuangan sampah. Sampah jadi ada di mana-mana, mengganggu pemandangan, dan menjadi sumber penyakit. Lewat pembersihan diri di tingkat sel, autofagi memainkan peran penting dalam pemeliharaan kesehatan tubuh keseluruhan.

2. “Makan Sahur”

Hayoo siapa yang malas makan sahur? Hehe…. jangan malas sahur yaa, Pasti sebagian ada yang merasa ngantuk dan malas sahur terutama anak-anak kita atau justru orang dewasa.

Sahur, Yuuuk!!! Sahur penting. Kenapa? Dari ‘Amr bin Al ‘aash rodhiyallahu ‘anhu, bahwasannya Nabi shlallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Makan sahurlah kalian, sesungguhnya dalam sahur itu ada keberkahan”(Riyadhusholihiin hadist 1229, Muttafaqun ‘alaihi). Saat kita sahur, perbanyaklah makan sayur dan buah. Makanlah secara perlahan, kunyah makanan 20-32 kali kunyahan, jangan terlalu mepet sehingga makan tidak tergesa-gesa. Juga ingat ya, saat sahur minum air putih yang cukup.

3. “Buka Puasa”

Buka puasa biasanya adalah waktu yang ditunggu-tunggu bagi orang yang berpuasa. Namun, buka puasa bukan saat untuk balas dendam makan, sehingga makanlah dengan makanan yang mudah dicerna yaitu kurma, jika tidak ada kurma lebih baik air putih atau buah yang tidak asam. Rasulullah SAW bersabda : “Jika salah seorang di antara kamu hendak berbuka puasa, berbukalah dengan kurma sebab kurma itu berkah, kalau tidak ada maka dengan air karena air itu bersih dan suci”(Hadis riwayat Abu Daud dan at-Tirmizi). Hadist nya berbuka dengan kurma atau air putih bukan dengan yang manis, sehingga hati-hati dengan makanan atau minuman yang tinggi gula dan kaya lemak. Boleh tetap disantap tetapi jangan terlalu banyak.Tidak juga dengan gorengan karena merupakan makanan yang sulit dicerna karena tinggi lemak

4. “Minum Air Putih 8 Gelas Sehari Saat Puasa”

Saat puasa tetap dianjurkan minum air putih 8 gelas sehari  yakni  1 gelas ketika bangun sahur, 1 gelas setelah makan sahur, 1 gelas saat berbuka puasa, 1 gelas setelah sholat maghrib, 1 gelas setelah makan, 1 gelas selepas sholat isya’, 1 gelas setelah sholat tarawih dan 1 gelas sebelum tidur.

5. “Istirahat / Tidur Cukup dan Berkualitas Saat Puasa”

Pada bulan Ramadhan bisa jadi porsi tidur kita berkurang karena menjalankan ibadah tadarus, dan sebagainya. Bagaimana memperbaiki kualitas tidur kita? Tidur malam berkualitas, bagaimana caranya? Gampang kok. Matikan lampu, matikan HP/gadget, bersihkan badan dan berwudhu, sebelum tidur berdo’a dan dzikir. Dzikir menghadirkan rileks.

Jangan tidur setelah sahur, membuat “hatimu menjadi keras”.  Tidur siang sejenak dapat merestorasi tubuh. Ingat sejenak yaa. Jangan mentang-mentang puasa, lalu seharian tidur terus. Karena tidurnya orang puasa belum tentu bernilai ibadah. Puasa jangan menjadi alasan kita untuk bermalas-malasan dan tidak melakukan hal atau kegiatan yang positif.  Tetap lakukan kegiatan positif yang bisa jadi ini justru bernilai ibadah dibandingkan jika kita terus seharian lebih banyak tidur.

6. “Aktifitas Fisik Selama Puasa”

Tetap lakukan aktifitas fisik selama puasa. Lakukan aktifitas fisik ringan seperti jogging atau berjalan cepat selama 30 menit . Jika tidak memungkinkan tetap lakukan aktifitas ringan seperti memasak, mencuci, menyapu dan lain-lain. Yang paling penting lakukan hal tersebut dengan hati gembira dan bahagia. Dan jangan merasa terpaksa melakukannya.

7. “Yang Harus Terus Dilakukan Selama Pandemi Corona adalah DISIPLIN”

Ya …DISIPLIN, dapat menghentikan penularan COVID-19. Apa itu DISIPLIN ? 

Diam di rumah saja

Ingat, jaga jarak / physical distancing kurang lebih 2 meter

Selalu berpikir positif

Ingat, pakai masker

Patuhi prosedur dan protokol

Lindungi diri, keluarga dan orang sekitar

Ingat, sering-sering cuci tangan

Nasehati orang lain untuk DISIPLIN

Demikian  Tips Sehat dan Bugar di Bulan Ramadhan dalam Menghadapi Pandemi Covid-19 ini. Semoga Allah SWT segera mengangkat penyakit corona ini dari bumi, sehingga kehidupan dapat kembali normal seperti semula. Aamiin Yaa Rabbal ‘Aalamin. Semoga bermanfaat. Ihdinash-shiroothol-mustaqiim. Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Oleh : Yunnie Ernawati, S.KM

Editor : Selviana D.V