Kelurahan Oro Oro Ombo : Kampung Sadar Gizi

Untuk membangun kemandirian pemberdayaan dan kesadaran masyarakat di Kecamatan Kartoharjo dalam mengenal, mencegah dan mengatasi masalah gizi setiap anggota keluarganya, maka Dinas Kesehatan dan Berencana Kota Madiun membentuk Kampung Sadar Gizi di wilayah Kelurahan Oro-Oro Ombo.

Pembentukan Kampung Sadar Gizi di Kelurahan Oro-Oro Ombo ini  dilaksanakan pada tanggal 24 Juli 2018 bertempat di Gedung Kelurahan Oro-Oro Ombo meliputi 1 wilayah Rukun Warga (RW), yaitu RW I yang meliputi RT I, RT II, RT III, dan RT IV. Acara Kampung Sadar Gizi dilaksanakan selama dua sesi. Sesi pertama pada pukul 13.00 WIB dimulai dengan acara registrasi, sosialisasi tentang Kampung Sadar Gizi, Survey Keluarga Sehat, dan pemeriksaan kesehatan sesuai kelompok umur (penimbangan bayi/balita dan Pemeriksaan Penyakit Tidak Menular (PTM). Sesi kedua pada pukul 19.00 WIB dimulai dengan registrasi dan pemaparan hasil pemeriksaan kesehatan yang dilakukan pada sesi pertama.

Dengan Pembentukan Kampung Sadar Gizi di Kelurahan Oro-Oro Ombo diharapkan seluruh anggota masyarakat sudah menempati rumah yang sehat, memiliki kemandirian untuk memantau status gizi dan berperilaku hidup sehat.  (Cherlly)

 

Kesehatan Gigi dan Mulut : Karies Pada Anak

 

Karang gigi kotoran dalam rongga mulut (plak) yang menempel pada gigi (email gigi) dalam jangka waktu lama, yang akan mengeras (termineralisasi) sehingga akan sulit untuk dibersihkan jika hanya dengan menggosok gigi. Dalam rongga mulut, karang gigi biasanya terletak pada permukaan gigi di atas gusi yang disebut karang gigi supraginggiva dan pada permukaan gigi di bawah gusi yang disebut karang gigi subginggiva.

Penyebab karang gigi adalah adanya aktivitas bakteri  yang mengubah sisa gula di atas permukaan email gigi yang akan menjadi kotoran atau plak. Karang gigi ini sulit dibersihkan dengan hanya menggosok gigi atau berkumur dengan obat kumur. Jika dibiarkan menumpuk akan menimbulkan gangguan kesehatan mulut lainnya, diantaranya timbul bau mulut serta menyebabkan beberapa penyakit gusi seperti radang gusi atau gingivitis.

CARA MEMBERSIHKAN DAN PENCEGAHAN KARANG GIGI

Kita  tidak dianjurkan untuk membersihkan karang gigi sendiri karena dikhawatirkan akan memperparah keadaan gigi kita, untuk itu memerlukan bantuan dokter gigi atau perawat gigi karena dengan cara pembersihan yang baik dan benar tidak akan merusak gigi. Dalam pembersihan karang gigi biasanya disertai rasa ngilu karena bagian-bagian sensitif pada leher gigi yang semula tertutup karang gigi menjadi terbuka. Gusi mungkin juga berdarah karena gusi yang tertutup karang gigi meradang dan lebih sensitif, tapi jika karang gigi dibersihkan perdarahan akan berhenti. Pencegahan munculnya karang gigi dalam rongga mulut yaitu dengan cara:

  1. Menjaga kebersihan mulut dengan cara menyikat gigi dua kali sehari (setelah sarapan pagi dan malam sebelum tidur). Dengan cara ini dapat mencegah pembentukan plak pada permukaan email gigi.
  2. jika ada sisa-sisa makanan diantara gigi (interdental), bersihkan dengan benang gigi (dental floss) atau sikat khusus interdental.
  3. Memperbanyak minum air putih.
  4. Mengurangi konsumsi makanan yang mengandung gula dan tepung.
  5. Memeriksakan gigi secara berkala 6 bulan sekali dengan ada atau tidak ada keluhan.

 

Penulis : drg. Kus Ariwijayanti

Penyunting : Cherlly Pritta