Kunjungan WHO Internasional ke Puskesmas Oro-Oro Madiun

Selama bulan Agustus – September 2017 telah dilakukan kegiatan Pekan Imunisasi Nasional Measles Rubella (MR) fase 1 yang dilaksanakan serentak di Pulau Jawa. Sasaran dari Imunisasi MR adalah bayi usia 9 bulan hingga anak usia kurang dari 15 tahun dan dilaksanakan di sekolah, puskesmas, posyandu, dan fasilitas kesehatan lainnya. Imunisasi MR bertujuan melindungi anak-anak kita dari penyakit campak dan rubella yang dapat menyebabkan cacat dan kematian.

Keberhasilan Kampanye dan Introduksi Imunisasi MR di Indonesia akan sangat berpengaruh pada keberhasilan pencapaian eliminasi di tingkat regional Asia Tenggara (SEARO). Hal ini sejalan dengan target di tingkat global dan regional untuk mencapai eliminasi penyakit campak dan rubella pada tahun 2020.

Pada tanggal 27 September 2017 kemarin, UPTD Puskesmas Oro-Oro Ombo Kota Madiun menerima kunjungan Internasional Observasi dan Monitoring WHO yaitu Asmaniar, selaku penanggungjawab (PIC) dan Dr. Carol Tevi-Benissan dari WHO HQ. Kunjungan ini dimaksudkan untuk mengobservasi dan memonitoring pelaksanaan kampanye dan introduksi imunisasi MR di Kota Madiun khususnya di Puskesmas Oro-Oro Ombo guna berbagi pengalaman kepada negara-negara lain yang belum melaksanakan imunisasi MR.

Ibu Asmaniar dalam pertemuan review bersama Puskesmas Oro-Oro Ombo menyampaikan bahwa Pelaksanaan Kampanye Imunisasi MR di wilayah Puskesmas Oro-Oro Ombo telah berjalan dengan baik dan masyarakat di wilayah sekitar terpapar informasi yang tepat melalui media sosial, poster, leaflet, televisi, radio, informasi petugas kesehatan dan kader. Beliau berpesan bahwa petugas kesehatan bersama dengan kader kesehatan untuk melakukan sweeping beberapa minggu lagi guna memantau jika masih terdapat bayi/balita/anak-anak yang belum mendapatkan Imunisasi MR. (devi-red)