INOVASI LAKON BATRA PUSKESMAS SUKOSARI SIAP MENUJU PROVINSI JAWA TIMUR

Jamu merupakan minuman tradisional turun temurun yang telah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia sebagai upaya menjaga kesehatan dan ketahanan tubuh, pencegahan dan pengobatan penyakit yang menyerang manusia. Dan ditengah wabah pandemi virus  corona saat ini,pemerintah menganjurkan agar setiap masyarakat menerapkan protokol kesehatan dengan 5M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Selain itu masyarakat diminta untuk meningkatkan daya tahan tubuh dengan mengonsumsi obat- obatan tradisional seperti kunyit, jahe, lengkuas, temu lawak, kencur, dan tanaman toga lainnya.

Saat ini per Februari 2021 yang terkonfirmasi positif corona di Indonesia mencapai 1,22 juta. Di Jawa Timur kasus konfirmasi positif 122 ribu. Sedangkan untuk kota Madiun sendiri kasus konfirmasi positif mencapai 1246 orang dan di wilayah kerja Puskesmas Sukosari sebanyak 240 kasus konfirmasi positif hingga saat ini.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap penanangan pandemi Covid-19, Puskesmas Sukosari membentuk Inovasi LAKON BATRA yang merupakan inovasi di bidang pemberdayaan masyarakat  tentang pemberian penyuluhan bagaimana cara memanfaatkan obat – obatan tradisional untuk dijadikan minuman jamu daya tahan tubuh dalam masa pandemi Corona saat ini. Inovasi ini dituangkan dalam berbagai upaya, yaitu pembentukan kader LAKON BATRA, penyuluhan tentang pembuatan jamu KIRANA (Kuat Imun Lawan Korona), memberdayakan Kader LAKON BATRA dalam pembuatan Jamu KIRANA dan menyediakannya setiap hari selasa bagi pengunjung Puskesmas Sukosari serta mendorong Kader LAKON BATRA dalam memanfaatkan tanaman obat tradisional di lingkungan sekitar dan memproduksi Jamu KIRANA untuk di pasarkan pada masyarakat. Tujuan inovasi Lakon Batra adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pemanfaatan tanaman obat tradisional untuk meningkatkan daya tahan tubuh selama masa pandemi corona, menumbuhkan rasa kepedulian kader LAKON BATRA untuk merangkul masyarakat agar lebih peduli pada pemanfaatan obat tradisional di sekitar lingkungannya serta meningkatkan perekonomian masyarakat melalui produksi dan penjualan jamu KIRANA.

Dengan adanya inovasi dari Puskesmas Sukosari ini diharapkan masyarakat untuk lebih sadar memanfaatkan tanaman toga yang ada disekitar rumah untuk dijadikan salah satu upaya preventif peningkatan daya tahan tubuh dalam kehidupan sehari hari.

Oleh : Yovita Ratna Eka Handayani, A.Md.Farm

Editor : Aulia Mutiara R., SKM