Program Kakek Nenek Asuh

Kami para usia lanjut seluruh Indonesia

Mau tetap berdaya guna bagi diri dan kluarga

Tingkatkan hubungan sosial di dalam masyarakat

Bertaqwa kepada Tuhan yang melimpahkan Rahmat

Priksa kesehatan mencegah penyakit datang

Dan kembangkan hobby sesuai kemampuan

Badan sehat jiwa kuat sambut masa yang kan datang

Mutu hidup pun meningkat masa tua bahagia

Kami para usia lanjut seluruh Indonesia

Mau tetap berdaya guna bagi diri dan kluarga

Tingkatkan hubungan sosial di dalam masyarakat

Bertaqwa kepada Tuhan yang melimpahkan Rahmat

Priksa kesehatan mencegah penyakit datang

Dan kembangkan hobby sesuai kemampuan

Badan sehat jiwa kuat sambut masa yang kan datang

Mutu hidup pun meningkat masa tua bahagia

Lantunan koor lagu “Masa Tua Bahagia”, serempak datang dari kediaman Ibu Sri Mulyani di Jalan Sri Wibowo No. 58 Kelurahan Sukosari Kota Madiun. Sekelompok lansia yang tergabung dalam Paguyuban Kakek Nenek Asuh “Setyaki” Kelurahan Sukosari sedang melaksanakan pertemuan  rutin yang sudah berjalan sekitar dua tahun. Lansia yang berusia 50 tahun ke atas tampak semangat menyanyikan lagu tersebut yang menjadi lagu pembukaan acara pertemuan pada hari itu.

Paguyuban Kakek Nenek Asuh beranggotakan lansia yang tergabung di Posyandu Lansia Setyaki RT.13 Kelurahan Sukosari. Dalam pertemuan tiap tiga bulannya, lansia akan mendapatkan penyuluhan kesehatan oleh dokter puskesmas. Dan pada kesempatan kali itu, dr. Mutia selaku dokter interenship di Puskesmas Oro-Oro Ombo mengisi materi tentang Kesehatan Ibu dan Balita.

Kakek Nenek Asuh merupakan program inovasi dari Dinas Kesehatan Kota Madiun yang kemudian dilakukan oleh 6 puskesmas di Kota Madiun, meliputi Puskesmas Banjarejo, Puskesmas Demangan, Puskesmas Manguharjo, Puskesmas Oro-Oro Ombo, Puskesmas Patihan, dan Puskesmas Tawangrejo. Program ini bertujuan menurunkan angka kematian ibu, angka kematian bayi, dan angka kematian balita dengan memberikan pengetahuan serta informasi kesehatan kepada kakek dan nenek agar mereka mendampingi ibu hamil dan ibu bayi dan balita.

Dengan berjalannya kegiatan inovasi ini diharapkan kakek dan nenek selaku orang tua dapat memberikan informasi kesehatan secara benar kepada ibu muda, seperti ibu hamil dan ibu bayi dan balita. Dalam penyampaian materi pada hari itu Dr. Mutia juga menyampaikan agar kakek dan nenek terus mendampingi dan memantau kesehatan serta status gizi ibu hamil agar jika terdapat ibu hamil yang status gizinya buruk atau kurang agar segera dilaporkan kepada petugas puskesmas. (cherly-red/Photo-admin)