INOVASI PENDEKAR MUDA RAIH TERBAIK KEDUA DALAM PENILAIAN INOVASI PELAYANAN PUBLIK KOTA MADIUN

Berdasarkan Matriks Penilaian Inovasi Kota Madiun Tahun 2020 pada tanggal 20 Juli 202o sebagai dasar Penetapan Peringkat Inovasi Pelayanan Publik.

Maka pada hari ini Selasa tanggal Dua Puluh Dealapan Bulan Juli Tahun Dua Ribu Dua Puluh, Kami Tim Penilaian Inovasi bersepakat untuk menetapkan Peringkat Terbaik Hasil Inovasi Pelayanan Publik di Lingkungan Pemerintah Kota Madiun, dengan hasil sebagai berikut :

a. Peringkat Terbaik Pertama : “SEPEDA SI BADU” (Puskesmas Demangan)

b. Peringkat Terbaik Kedua : “PENDEKAR MUDA” (Puskemas Oro-Oro Ombo))

c. Peringkat Terbaik Ketiga : “KOLAK BAPER” (Bagian Organisasi Sekretariat Daerah)

Selamat kepada “PENDEKAR MUDA” yang telah meraih Terbaik Kedua dalam Penilaian Inovasi Pelayanan Publik di Lingkungan Pemerintah Kota Madiun.

BEBEK KASONG PAK HAR MADIUN, SIAP MENEMANI MAKAN SIANG ANDA

Halo pembaca setia Buletin Lentera, bagaimana kabar semuanya di pandemi COVID-19 ini yang belum juga berlalu. Semoga tetap sehat ya, dan imun tetap terjaga. Ngomong-ngomong tentang imun, kali ini Saya akan membahas tentang kuliner yang yakin bisa menambah imun pembaca setia Lentera. Beberapa waktu yang lalu mimin sempat mampir kuliner makan siang bebek di Warung Bebek Kasong yang ada di Jalan Usada Sari Kota Madiun. Beneran patut dicoba. Selain murah dan enak bebeknya termasuk unik karena sambalnya sudah menjadi satu sama bumbu bebeknya. Untuk harga termasuk terjangkau dengan menu nasi bebek yaitu  seharga 14.000 rupiah.

 Warung Bebek Kasong buka mulai jam 11.00 – 19.00 WIB dan juga melayani via Gofood. Tapi saking larisnya belum ada jam 16.00 WIB biasanya sudah ludes terjual. Selain menu bebek juga ada menu ayam goreng dan rempelo ati goreng. Kalo boleh Saya review rasanya, tekstur si bebek ini lembut banget dan tidak alot, gurih memanjakan lidah sekali, dan sambelnya pedesnya pas. Daging bebeknya sudah empuk dengan taburan rempah dan kremesannya, jadi makin nikmat disantap. Saking empuknya daging dan kulitnya itu sampai mrupul banget kalo digigit dan tidak butuh tenaga buat nguyah.

Yang bikin seru si Bebek Kasong ini mengusung tema outdoor untuk tempat makannya, seperti lagi makan di pekarangan rumah sendiri, sejuk di bawah pohon mangga. Dari segi penyajiannya juga termasuk bisa dibilang relatif cepat. Pantas saja ya Bebek Kasong ini selalu laris di serbu pengunjung di jam-jam makan siang. Jadi kalau teman-teman semua tidak ingin ramai, silahkan datang sebelum jam makan siang. Selamat mencoba dan menikmati empuk dan nikmatnya daging Bebek Kasong.

Oleh : Selviana Dewi E., S.E

INOVASI LAKON BATRA PUSKESMAS SUKOSARI SIAP MENUJU PROVINSI JAWA TIMUR

Jamu merupakan minuman tradisional turun temurun yang telah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia sebagai upaya menjaga kesehatan dan ketahanan tubuh, pencegahan dan pengobatan penyakit yang menyerang manusia. Dan ditengah wabah pandemi virus  corona saat ini,pemerintah menganjurkan agar setiap masyarakat menerapkan protokol kesehatan dengan 5M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Selain itu masyarakat diminta untuk meningkatkan daya tahan tubuh dengan mengonsumsi obat- obatan tradisional seperti kunyit, jahe, lengkuas, temu lawak, kencur, dan tanaman toga lainnya.

Saat ini per Februari 2021 yang terkonfirmasi positif corona di Indonesia mencapai 1,22 juta. Di Jawa Timur kasus konfirmasi positif 122 ribu. Sedangkan untuk kota Madiun sendiri kasus konfirmasi positif mencapai 1246 orang dan di wilayah kerja Puskesmas Sukosari sebanyak 240 kasus konfirmasi positif hingga saat ini.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap penanangan pandemi Covid-19, Puskesmas Sukosari membentuk Inovasi LAKON BATRA yang merupakan inovasi di bidang pemberdayaan masyarakat  tentang pemberian penyuluhan bagaimana cara memanfaatkan obat – obatan tradisional untuk dijadikan minuman jamu daya tahan tubuh dalam masa pandemi Corona saat ini. Inovasi ini dituangkan dalam berbagai upaya, yaitu pembentukan kader LAKON BATRA, penyuluhan tentang pembuatan jamu KIRANA (Kuat Imun Lawan Korona), memberdayakan Kader LAKON BATRA dalam pembuatan Jamu KIRANA dan menyediakannya setiap hari selasa bagi pengunjung Puskesmas Sukosari serta mendorong Kader LAKON BATRA dalam memanfaatkan tanaman obat tradisional di lingkungan sekitar dan memproduksi Jamu KIRANA untuk di pasarkan pada masyarakat. Tujuan inovasi Lakon Batra adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pemanfaatan tanaman obat tradisional untuk meningkatkan daya tahan tubuh selama masa pandemi corona, menumbuhkan rasa kepedulian kader LAKON BATRA untuk merangkul masyarakat agar lebih peduli pada pemanfaatan obat tradisional di sekitar lingkungannya serta meningkatkan perekonomian masyarakat melalui produksi dan penjualan jamu KIRANA.

Dengan adanya inovasi dari Puskesmas Sukosari ini diharapkan masyarakat untuk lebih sadar memanfaatkan tanaman toga yang ada disekitar rumah untuk dijadikan salah satu upaya preventif peningkatan daya tahan tubuh dalam kehidupan sehari hari.

Oleh : Yovita Ratna Eka Handayani, A.Md.Farm

Editor : Aulia Mutiara R., SKM

Tetap Sehat dan Bugar Setelah 30 Hari Berpuasa

 Harus menjadi perhatian kita semua kegiatan Bulan Ramadhan dan lebaran membuat tidak menentunya kondisi dan berat badan tubuh bagi kebanyakan orang khususnya kaun muslimin yang menjalankan ibadah puasa.Banyak orang yang sukses  menurunkam berat badannya saat berpuasa namun pada saat lebaran bisa saja berat badannya kembali melonjak jika kita tidak pandai dalam mengatur dan menjaga pola makan. Tak ayal hal tersebut membuat banyak gangguan kesehatan mengintai Anda dan keluarga tercinta setelah puasa dan lebaran.

  Sebenarnya tidak sulit dalam menerapkan pola makan sehat setelah puasa dan perayaan hari raya  salah satunya yang terpenting adalah mengontrol makanan yang masuk. Buah buahan dan sayur-sayuran layak di konsumsi untuk mengimbangi makanan berlemak dan minimnya aktifitas fisik.

 Bagaimana mengembalikan kebugaran tubuh setelah puasa dan hari raya? Berikut hal -hal yang harus Anda perhatikan :

  • Kembali Atur Pola Makan

Pola Makan pada umumnya adalah 3 kali sehari. Untuk menjaga pola makan Anda agar tetap stabil alangkah baiknya untuk kembali menerapkan makan 3 kali sehari ini dengan porsi yang dibutuhkan oleh tubuh jangan  menunda waktu makan karena jika kita terbiasa menunda waktu makan  malah akan memperparah porsi makan. Sedikit makan asalkan waktunya stabil bisa tetap menjaga kondisi tubuh anda.

  • Imbangi dengan Buah-buahan dan Sayur

Serat buah dan sayur sangat baik untuk menjaga kesehatan dan memperlancar pencernaan. Selain itu konsumsi buah dan sayur dalam jumlah yang banyak tidak akan membuat tubuh anda menjadi gemuk. Jadi jangan takut dan ragu untuk memperbanyak konsumsi buah segar yang baik untuk melengkapi asupan vitamin penting bagi tubuh. Pilihlah buah yang mengandung kadar air tinggi seperti apel, belimbing, dan jeruk yang cukup baik bagi peredaran darah kita.

  • Perbanyak Minum Air Putih

Beberapa ahli medis menyebutkan bahwa air putih sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan dan berat badan tubuh. Pastikan Anda tetap mengutamakan minum air putih ketimbang minum lainnya. Anjuran minum air putih 8 gelas/hari atau  2 liter.

  • Hindari Makanan Yang Mengandung Banyak Gula dan Santan

Usahakan untuk menghindari makanan lain yang terlalu manis dan banyak mengandung santan.Kandungan gula pada makanan yang berasal dari karbohidrat akan memicu naiknya insulin dan meningkatnya kadar gula darah. Sedangkan santan perlu dihindari untuk menjaga tubuh dari serangan kolesterol yang tinggi dan penyakit asam urat.

  • Olahraga

Olahraga mungkin menjadi satu rutinitas yang diabaikan saat berpuasa apalagi usai lebaran. Untuk tetap memiliki tubuh yang bugar dan ideal,selain pola makan kita juga harus kembali rutin berolahraga. Olahraga berguna untuk membuang racun-racun yang bersarang di tubuh. Olahraga juga dipercaya sebagai cara yang paling sehat membakar kalori berlebih dalam tubuh. Ada beberapa olahraga yang dianjurkan seperti berenang,jalan kaki dan bersepeda.

  • Istirahat Cukup

Salah satu syarat untuk hidup sehat adalah cukup istirahat .Istirahat yang paling sempurna adalah tidur.Pada saat tidur terjadi regenerasi sel–sel yang rusak menjadi baru,peningkatan kekebalan tubuh dari serangan penyakit. Dan lancarnya peningkatan hormon pertumbuhan tubuh.

Dengan Aktivitas fisik yang seimbang dijamin kondisi tubuh Anda dan keluarga akan tetap sehat, bugar dan siap kembali melakukan aktivitas.

Salam sehat.

Ditulis oleh : Asty Isnawati, A.Md.Gz

Vaksin Astrazeneca, Amankah?

Sudah lebih dari satu tahun pandemi COVID-19 berlangsung di Indonesia. Pandemi ini tidak hanya berimbas pada bidang kesehatan, namun juga berimbas pada bidang pendidikan, ekonomi dan sosial. Oleh karena itu, pemerintah telah mencanangkan program vaksinasi Covid yang pertama kali dilakukan pada tanggal 13 januari 2021. Program vaksinasi ini dilakukan untuk membentuk kekebalan kelompok (herd immunity) sehingga diharapkan dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat COVID-19, dan masyarakat kembali produktif secara sosial dan ekonomi seperti sedia kala.

Hingga saat ini,  vaksinasi COVID-19 sudah masuk tahap ke 2 dengan sasaran pekerja yang berinteraksi dengan banyak orang seperti pedagang, pendidik, pejabat pemerintah, POLRI, TNI dan lain-lain serta  lansia usia 60 tahun ke atas. Jenis vaksin yang dipakai di Indonesia sampai saat ini adalah Sinovac dan Astrazeneca yang sudah mulai digunakan di beberapa daerah di Indonesia.

Vaksin AstraZeneca, apakah aman?” Mungkin itulah pertanyaan yang sering muncul di masyarakat terkait adanya pemberitaan mengenai kejadian KIPI berupa pembekuan darah setelah mendapatkan vaksin AstraZeneca di Inggris. Bagaimana faktanya?

Terkait dengan tersedianya vaksin Astrazeneca, Kementrian Kesehatan telah menerbitkan surat edaran mengenai vaksin astrazeneca. Dalam surat edaran itu dijelaskan bahwa Vaksin COVID-19 AstraZeneca adalah vaksin yang mengandung virus flu biasa yang telah dimodifikasi sehingga tidak dapat berkembang di dalam tubuh manusia, tetapi dapat menimbulkan respon kekebalan terhadap COVID-19. Sehingga, apabila kita terpapar virus covid-19 maka tubuh sudah punya senjata untuk melawannya dan virus tidak berhasil menginfeksi tubuh kita.

BPOM telah menerbitkan Emergency Use Authorization (EUA) untuk vaksin AstraZeneca pada tanggal 22 Februari 2021 dengan nomor EUA2158100143A1. Sehingga dalam hal ini BPOM telah menjamin bahwa vaksin AstraZeneca aman dan berkualitas Seangkan terkait kehalalan vaksin AstraZeneca, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan Fatwa MUI No. 14 tahun 2021. Berdasarkan fatwa tersebut, memang benar dalam proses pembuatan vaksin AstraZeneca menggunakan tripsin dari babi. Meski demikian, penggunaan vaksin AstraZeneca bersifat mubah (diperbolehkan) dengan alasan darurat.

Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) tetap saja bisa terjadi. KIPI yang muncul umumnya bersifat ringan seperti pusing, mual, nyeri otot (myalgia), nyeri sendi (arthralgia), nyeri di tempat suntikan, kelelahan, malaise, dan demam. Namun, jika keluhan ini tidak kunjung membaik dalam beberapa hari, segera lapor & konsultasikan dengan tenaga keseahatan atau fasilitas pelayanan kesehatan.

Terkait dengan kejadian pembekuan darah di Inggris, European Medicines Agency mengatakan bahwa kejadian tersebut adalah kejadian yang sangat langka. Di antara 25 juta warga di UK (United Kingdom) dan EEA (European Economic Area) yang mendapat vaksin AstraZeneca, 86 orang diantaranya mengalami kejadian pembekuan darah ini. Meskipun kejadian ini langka, penerima vaksin AstraZeneca harus tetap berhati-hati apabila mengalami sesak nafas, nyeri dada,bengkak di salah satu kaki, nyeri perut yang terus-menerus, nyeri kepala hebat dan pandangan kabur serta adanya titik perdarahan di sekitar area penyuntikan vaksin maka harus segera meminta pertolongan ke tenaga kesehatan.

Jadi, untuk calon penerima vaksin jangan ragu untuk datang ke fasilitas kesehatan jika sudah mendapat pemberitahuan vaksinasi. Hal terpenting sebelum dilakukan vaksinasi adalah tetap mengkonsumsi obat sesuai resep dari dokter jika mempunyai penyekit penyerta, memberikan keterangan yang jujur saat dilakukan screening, dan setelah dilakukan vaksinasi tetap patuhi protokol kesehatan. Karena vaksinasi COVID-19 tidak menjamin 100%  seseorangtidak akan terinfeksi virus COVID-19. Tetap Pakai masker dengan benar, cuci tangan dan jaga jarak!

Oleh : dr. Ranti Agustin

Editor : Nur Risca Azizah, S.KM

TIPS AMAN BERPUASA BAGI PENDERITA DIABETES

Wah tidak terasa ya sudah memasuki bulan Ramadhan, Sahabat Sehat. Bagi umat beragama Islam, puasa di bulan suci ini adalah kewajiban. Puasa sendiri diketahui memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, beberapa diantaranya adalah dapat menurunkan berat badan dan kadar kolestrol darah. Tapi, gimana ya buat penderita Diabetes?

Diabetes Mellitus atau kencing manis adalah penyakit dimana keadaan tubuh kekurangan insulin yang betugas mengontrol kadar glukosa atau gula darah di tubuh. Saat berpuasa, kadar glukosa darah akan turun sehingga menyebabkan penurunan sekresi insulin yang kemudian akan meningkatkan kerja dari hormon kontra insulin. Pada orang normal, proses ini berada dalam keadaan seimbang sehingga kadar glukosa darah dalam tubuh tetap normal. Sedangkan pada penderita diabetes, keseimbangan tersebut akan terganggu. Tentu saja berpuasa pada penderita diabetes diperbolehkan, namun perlu diperhatikan ya, apakah kita termasuk ke dalam risiko rendah, sedang, tinggi, atau sangat tinggi. Berikut tips-tips yang bisa dilakukan sebagai penderita diabetes agar tetap bisa aman berpuasa selama Ramadhan.

  1. Konsultasi dengan Dokter

Sebelum berpuasa, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kondisi penderita sekaligus mengecek kadar gula darah. Pada sesi konsultasi ini, dokter akan menilai apakah penderita diabetes termasuk kategori risiko rendah, sedang, tinggi, atau sangat tinggi. Jangan ragu untuk konsultasi mengenai cara dan waktu konsumsi obat diabetes selama puasa.

2. Pemantauan Gula Darah

Sebaiknya dilakukan pemantauan kadar gula rutin untuk mencegah terjadinya hipoglikemia (kadar gula darah yang rendah) maupun hiperglikemia (kadar gula darah yang tinggi) terutama pada penderita DM tipe 1 dan DM tipe 2 yang menggunakan insulin.

3. Nutrisi

Potensi risiko yang mungkin terjadi adalah hiperglikemi pasca-makan, terutama setelah berbuka puasa atau setelah sahur. Sebaiknya jumlah kalori dibagi menjadi 2 atau 3 porsi di jam antara berbuka dan sahur.

Salah satu hal penting saat berpuasa adalah tidak melewatkan sahur. Disarankan mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks saat sahur agar cadangan energi tubuh tidak cepat habis dan gula dilepaskan secara perlahan. Beberapa contoh karbohidrat kompleks adalah umbi, nasi merah, dan sayur.

4. Aktivitas Jasmani

Selain makan, perlu diperhatikan juga jumlah cairan yang masuk karena saat puasa, penderita diabetes rentan dehidrasi. Jumlah cairan yang masuk minimal 2 liter perhari.  Sebaiknya juga tetap menghindari minuman yang terlalu manis saat berbuka untuk menghidari kenaikan gula darah yang ekstrim.

Berolahraga saat bepuasa diperbolehkan, namun sebaiknya melakukan aktivitas fisik yang sifatnya ringan dan sedang karena aktivitas fisik yang berlebihan dapat meningkatkan risiko hipoglikemia. Alternatif lainnya adalah melakukan aktivitas fisik setelah berbuka puasa.

Selain poin-poin di atas, penderita diabetes juga harus paham bahwa puasa harus dihentikan apabila:

  • Terjadi hipoglikemia (gula darah <60 mg/dl) yang ditandai dengan lemas, keringat dingin, pucat, berdebar-debar, gemetar, sampai tidak sadarkan diri.
  • Terjadi hiperglikemia (gula darah >300mg/dl) dapat ditandai dengan sering buang air kecil, sangat haus, kelelahan.
  • Terjadi dehidrasi yang ditandai dengan sangat haus, kulit dan mulut terasa kering, mengantuk, atau sulit berkonsentrasi.

Nah, di atas tadi adalah tips-tips agar penderita diabetes tetap aman selama berpuasa. Semoga di bulan Ramadhan ini selain kewajiban beribadah terpenuhi, penderita diabetes juga tetap sehat. Jangan lupa ya untuk tetap meminum obat sesuai resep dokter!

Oleh : dr. Fernanda Kusumawardani

Editor : Cherlly Pritta

KENALI GEJALA DAN PENCEGAHAN PENYAKIT MALARIA

Halo #SahabatSehat, tahukah kalian bahwa setiap tanggal 25 April doeringati sebagai Hari Malaria Sedunia.

Di tengah maraknya wabah COVID-19, Penyakit Malaria juga termasuk salah satu penyakit yang mengancam jiwa manusia.

Peringatan ini, menjadi perhatian masyarakat untuk tetap waspada terhadap Penyakit Malaria di tengah pandemi COVID-19 yang terjadi saat ini khususnya masyarakat yang berada di wilayah endemis malaria.

World Health Organization (WHO) tahun ini menetapkan tema Peringatan Hari Malaria Seduania yang bertajuk “Reaching The Zero Malaria Target”.

Jadi, simak info berikut ini untuk mencegah dan melindungi diri dan kelaurga dari serangan Nyamuk Malaria ya.

TETAP TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN, SISWA SD JALANI IMUNISASI CAMPAK

Campak merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus campak dari golongan Paramxyvius. Gejala awal campak ditandai dengan demam, batuk, pilek, mata merah dan berair diikuti dengan ruam kulit yang khas, biasanya muncul pada hari ketiga hingga hari ketujuh.

 Pemberian imunisasi untuk siswa SD perlu dilakukan karena sejak anak memasuki usia sekolah dasar terjadi penurunan tingkat kekebalan. Oleh sebab itu pemerintah menyelenggarakan imunisasi ulangan pada anak usia SD atau sederajat.

Setiap tahun siswa baru kelas I SD akan diberikan imunisasi campak secara rutin. Karena pandemi Covid-19, maka pelaksanaan imunisasi campak dilakukan sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pelaksanaan imunisasi campak tahun 2020 dilaksanakan secara terjadwal dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan. Adapun protokol Kesehatan yang diterapkan saat Pelaksanaan Imunisasi Campak diantaranya adalah pengukuran suhu badan saat siswa datang ke sekolah, siswa wajib memakai masker, serta skrining Kesehatan sebelum siswa mendapatkan imunisasi.

PESANTREN TANGGUH ERA PANDEMI

Wilayah Puskesmas Oro-Oro Ombo mempunyai 1 pondok pesantren yaitu Pondok Pesantren Kanzul Ulum. Pondok tersebut terletak di wilayah Kelurahan Sukosari. Untuk menunjang belajar santrinya, Pondok ini juga di fasilitasi dengan MTS dan MA Pertanian.

Di dukung oleh kebijakan kegiatan pesantren dan revitalisasi rumah ibadah dalam menghadapi New Normal yang di keluarkan di Jakarta pada tanggal 27 Mei 2020, maka di era pandemi ini Pondok Pesantren Kanzul Ulum memberanikan diri untuk menggelar pembelajaran tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat di wilayah pondok. Protokol tersebut di antaranya adalah :

Pengukuran suhu dan pemakaian hand sanitizer

Setiap pengunjung yang akan masuk ke pondok wajib untuk di ukur suhunya dan memakai hand sanitizer atau cuci tangan.

Menyediakan tempat CTPS

Tempat cuci tangan yang memadai disediakan pihak pondok di depan ruang kelas dengan tujuan warga pondok selalu mencuci tangan sebelum dan setelah kegiatan belajar mengajar.

Tempat tidur berjarak

Tempat tidur  tidak  memakai dipan kayu supaya mudah membuat jarak.

Masjid dengan menerapkan Physical Distancing

Lantai masjid di berikan tanda silang untuk menerapkan Physical Distancing atau jaga jarak saat menjalankan ibadah sholat.

Para santri yang akan memasuki pondok pesantren wajib melakukan Rapid Test dan keluarga tidak diperkenankan untuk melakukan kunjungan. Hal ini dimaksudkan agar mempersempit ruang lingkup penyebaran Covid-19.

Semoga dengan berdenyutnya kembali aktifitas Pondok Pesantren dapat meningkatkan ikhtiar serta pendekatan diri kepada Allah SWT. Sehingga pandemi Covid-19  segera nerakhir dan para santri dapat menatap dan melangkah menuju masa depan lebih cerah.

Oleh : Puspita Fajar Santika

Editor : Cherlly Pritta